Begini Cara Mengaktifkan Editor WordPress ke Versi Lama Dengan Mudah

Cara Mengaktifkan Editor WordPress ke Versi Lama

InnovationVibeBegini Cara Mengaktifkan Editor WordPress ke Versi Lama Dengan Mudah – Aplikasi terbuka yang sangat familiar untuk gunakan sebagai mesin blog atau website seperti WordPress kerap melakukan update atau pembaruan yang cukup signifikan. Pada pembaruan yang lalu WordPress merubah editornya menjadi versi terbaru atau disebut Gutenberg pada versi yang ke 5.0.

Update kali ini ternyata tidak langsung bisa diterima oleh para pengguna lama ataupun pengguna baru. Bisa jadi itu disebabkan oleh sudah terlalu nyamannya pengguna dengan editor lama, atau bahkan, editor yang baru tidak mudah untuk digunakan. Dan tidak sedikit pula yang mencari cara untuk menonaktifkan Gutenberg dan kembali pada editor lama.

Editor Gutenberg memiliki layout yang tidak sama dengan Classic Editor WordPress. Editor ini memakai Block Based User Interface (UI). Maksudnya, layout editor ini terpasang dari kotak-kotak modular yang bisa dirubah pada setiap bloknya. Pengguna bisa memindahkan setiap blok atau bagian dengan cukup digeser saja. Baca juga: Perkembangan Komputer Saat Ini Yang Pesat dan Mengagumkan

Buat pengguna yang merasa kurang nyaman dan mau kembali ke editor lama, di bawah ini ada panduan yang dilengkapi dengan beberapa cara menonaktifkan Gutenberg hingga dapat memakai Classic Editor WordPress.

Kenapa Harus Mengembalikan Editor WordPress ke Versi Lama

Bagi Anda yang mungkin saja kurang nyaman dengan menggunakan editor yang baru atau barangkali belum siap. Hal ini dapat dilihat pada rating yang kurang memuaskan. Hanya mendapatkan bintang 2 dengan 400 lebih memberikan bintang lima berbanding dengan sebanyak 1.400 lebih memberikan rating dengan bintang 1 (satu).

Walaupun sering mendapat kritik dengan diikuti oleh performa yang kurang memuaskan, tim WordPress masih saja memasang Gutenberg sebagai editor default-nya. Tapi, belakangan, mereka telah memberikan pilihan bagi pengguna untuk tetap bisa menggunakan Classic Editor disamping Gutenberg. Baca juga: 10 Digital Mindset Yang Harus Diimplementasikan Dalam Dunia Kerja atau Organisasi Modern

Begini Panduan Cara Mengembalikan Editor WordPress ke Versi Lama Dengan Cepat

Cara Mudah Menonaktifkan Gutenberg di WordPress

Disini ada beberapa cara menonaktifkan Gutenberg di WordPress, yaitu:

  • Cara Mengembalikan Editor WordPress ke Versi Lama dengan menggunakan Kode
  • Cara Mengembalikan Editor WordPress ke Versi Lama menggunakan Plugin

Silakan coba dengan menggunakan salah satu dari cara diatas untuk mengaktifkan kembali editor lama.

1. Dengan Cara Mengaktifkan Editor WordPress Versi Lama Menggunakan Kode

Cara menonaktifkan Gutenberg bisa melalui baris kode. Cara ini dilakukan dengan mengganti baris kode yang sudah ada di WordPress dengan baris kode baru.

Tambahkan dua baris kode berikut ke dalam functions.php untuk menonaktifkan Gutenberg dengan menyeluruh. Penting! Yang perlu diperhatikan adalah bahwa Gutenberg merupakan editor yang mungkin secara berkala melakukan update, sehingga diperlukan untuk pengecekan terlebih dahulu sebelum mengubah baris kode secara online atau live.

 // disable for posts

add_filter(‘use_block_editor_for_post’, ‘__return_false’, 10);

// disable for post types

add_filter(‘use_block_editor_for_post_type’, ‘__return_false’, 10);

Sumber utama untuk informasi terkait dengan cara menonaktifkan editor Gutenberg melalui kode dapat dilihat pada ulasan digwp dot com. Tentunya, kita selalu menyarankan untuk menggunakan plugin jika ingin menonaktifkan Gutenberg dan kembali ke editor lama.

2. Dengan Cara Mengembalikan Editor WordPress ke Versi Lama Menggunakan Plugin

Ini cara yang paling sederhana, yaitu, dengan menggunakan plugin. Cukup banyak plugin yang dapat menjadi pilihan untuk menonaktifkan Gutenberg plugin, bisa juga dengan menginstall dan mengaktifkan plugin Classic Editor.

– Menonaktifkan Gutenberg dengan Plugin Classic Editor

Dengan cara ini bisa untuk menggunakan cara menonaktifkan Gutenberg dengan menggunakan plugin Classic Editor. Dan jangan khawatir, karena plugin ini dibangun dan dikembangkan oleh kontributor WordPress.

Bagian pertama adalah dengan menginstall lalu mengaktifkan plugin Classic Editor. Bisa juga dengan mengikuti panduan Cara Install Plugin WordPress untuk menginstal plugin di WordPress.

Plugin Classic Editor Bisa di akses secara gratis

Jika plugin sudah aktif, secara otomatis editor WordPress akan beralih ke Classic Editor. Dan juga, plugin ini telah memberikan pilihan untuk menggunakan editor Gutenberg maupun menggunakan Classic Editor secara bersamaan.

Pertama, ubah dulu default editor melalui menu pengaturan plugin. Cukup akses Setting » Writing Settings akan tersedia pilihan Default editor for all users yang bisa dipilih salah satunya.

Kemudian klik “Save Changes” untuk menyimpan perubahan yang sudah dilakukan.

– Cara Menonaktifkan Gutenberg Dengan Plugin Disable Gutenberg

Untuk menonaktifkan Gutenberg yang kedua bisa dengan menggunakan plugin Disable Gutenberg. Plugin ini, selain bisa mengganti ke editor lama, ada juga beberapa pilihan pengaturan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

cara menonaktifkan plugin gutenberg

Pertama lalui dulu proses instalasi untuk mengaktifkan plugin Disable Gutenberg. Setelah proses aktivasi selesai, plugin akan mengganti semua pengaturan editor dari editor lama. Selanjutnya, bisa dengan menyesuaikan yang mana saja dari pengaturan Gutenberg yang akan diaktifkan melalui menu Setting » Disable Gutenberg.

cara menonaktifkan plugin gutenberg dan pengaturannya

Dibawah ada beberapa pengaturan alternatif dengan meng-klik opsi “Click Here”. Pengaturan tersebut adalah:

  • Disable Gutenberg completely (all post types)
  • Disable Gutenberg for any post type
  • Disable Gutenberg for any user role
  • Disable Gutenberg for any theme template
  • Disable Gutenberg for any post/page IDs
  • Disable Gutenberg admin notice (nag)
  • Option to hide the plugin menu item
  • Option to hide the Gutenberg plugin menu item (settings link)

Plugin ini terlihat simpel dan sangat mudah untuk digunakan. Karena, plugin ini mempunyai fungsi kerja yang mirip dengan plugin Classic Editor, tapi mempunyai yang lebih banyak pilihan. Setelah selesai, klik “Save Changes” untuk menyimpan pengaturan terbaru.

Plugin Gutenberg merupakan editor modern yang ada pada WordPress, tentu saja masih ada beberapa kekurangan yang membuat editor ini kurang begitu diminati oleh sebagian pengguna. Panduan di atas setidaknya cukup untuk mengganti Editor Gutenberg ke Classic Editor. Semoga tulisan ini dapat memberi pemahaman baru dalam hal menonaktifkan Gutenberg dan kembali ke Classic Editor pada WordPress.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *