Mengenal Korps Hiu Kencana Yang Kehilangan Prajurit Pada Tragedi KRI Nanggala 402

InnovationVibeMengenal Korps Hiu Kencana Yang Kehilangan Prajurit Pada Tragedi KRI Nanggala 402 – Pada hari Minggu 25 April 2021, 53 Prajurit TNI Angkatan Laut dari Korps Satuan Hiu Kencana dinyatakan gugur dalam tragedi tenggelamnya KRI 402 di perairan utara laut Bali. Kapal selam kebanggaan Indonesia itu ditemukan pada kedalaman 838 Meter dengan kondisi pecah pada 3 bagian.

Harapan besar penulis semoga proses evakuasi berjalan lancar serta adanya keajaiban atau mukjizat dari Tuhan Yang Maha Esa tentuk awak kapal. Namun apabila garis takdir Tuhan memang sudah pasti menyuruh mereka untuk bertugas didalam samudera selamanya, berharap pihak keluarga diberikan keikhlasan serta kesabaran tanpa rasa tanda tanya.

Dibalik itu semua, dalam tulisan ini, penulis tidaklah ingin menggali lebih dalam penyebab tenggelamnya KRI Nanggala 402 tersebut karena bukan wenangan dan keahlian penulis. Tetapi disi penulis hanya ingin sharing dengan detail mengenai Korps Hiu Kencana yang telah kehilangan prajurit terbaiknya atas tragedi ini.  Yuk disimak!

Filosofi dan Makna Korps Hiu Kencana

Dilansir detik.com, secara menyeluruh, Brevet Hiu Kencana dimaknai dengan landasan falsafah hidup Pancasila sebagai Prajurit Sapta Marga dengan tugas yang akan dilaksanakan dengan cara penuh keberanian dan ketabahan serta sanggup mengemban tugas sampai titik darah penghabisan. Tidak hanya sampai disitu, filosofi Hiu Kencana juga melambangkan perjuangan, dedikasi, dan semangat pantang menyerah untuk selalu mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Filosofi dan makna Korps Hiu Kencana Yang Kehilangan Prajurit Pada Tragedi KRI Nanggala 402

Lambang Brevet Hiu Kencana terdiri dari dua hiu berhadapan, periskop dan gambar tujuh gelombang serta lima buah garis insang pada leher hiu yang memiliki filosofi masing-masing. Dua hiu saling berhadapan bermakna dengan tekat mempertahankan kehadiran kapal selam di lautan sebagai bentuk kemampuan dan supremasi di laut. Kapal selam diharapkan selalu dalam keadaan siap tempur pada posisi menyelam sebagai simbol kesenjataan strategis yang ampuh. Sementara itu, periskop disimbolkan sebagai sikap selalu waspada mengamati setiap jengkal perairan negara. Gambar tujuh gelombang mewakili samudera di dunia. lima buah garis insang pada leher hiu pertanda Warga Hiu Kencana yang bernafaskan Pancasila.

Awal Mula Kelahiran Korps Hiu Kencana

Dengan motto “Tabah Sampai Akhir, satuan ini bermula saat adanya pendidikan untuk para awak kapal di Polandia dibawah pimpinan Mayor Pelaut RP Poernomo. Setelah itu pada bulan september tahun 1959, secara tertulis Uni Soviet melakukan serah terima dua kapal selam kepada Indonesia. Kedua kapal selam itu diberi nama RI Tjakra di bawah naungan Komandan Laksma TNI (Purn) RP Poernomo dan RI Nanggala dibawah naungan Komandan Mayor Pelaut OP Koesno.

awal mula kelahiran korps hiu kencana
Pic by weaponstechnology

Pada tanggal 7 September 1959, dua kapal selam tersebut telah tiba di dermaga Surabaya. Empat hari setelah itu pada tanggal 11 September 1959, dilaksanakan penyematan brevet Hiu Kencana pertama kali kepada semua awak kapal selam yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di Polandia. Dan pada tanggal 12 September 1959 secara resmi pemerintah Uni Soviet dan Indonesia melakukan serah terima dua buah kapal selam diwakili oleh TNI Angkatan Laut Kolonel Pelaut RE Martadinata. Seketika itu juga hari tersebut diputuskan sebagai hari lahir “Korps Hiu Kencana”. Dua hari setelahnya yaitu pada tanggal 14 September 1959, Divisi Kapal Selam (Divkasel) dibentuk sebagai tubuh Komando Armada sesuai surat keputusan Men/KASAL No. A. 4/2/10 dengan mengangkat Laksma TNI (Purn) RP Poernomo sebagai Komandan Divkasel pertama Republik Indonesia.

Pada awal mula pembentukan Korps ini, Indonesia memiliki 12 kapal selam diantaranya bernama RI Tjakra, RI Nanggala, RI Nagabanda, RI Tjandrasa, RI Trisula, RI Nagarangsang, RI Wijayadanu, RI Hendrajala, RI Bramastra, RI Pasopati, RI Tjundamani, dan RI Alugoro. Penamaan tersebut terinspirasi dari tokoh dan senjata kisah pewayangan. Adapun kapal selam kebanggaan Indonesia itu berkelas Whiskey yang dibuat oleh Uni Soviet. Dimasa jayanya itu, Indonesia melatih para prajurit yang kelak hendak menjadi personel untuk mengoperasikan secara strategis alat utama sistem pertahanan negara (alusista) tersebut. Untuk menimba ilmu agar menjadi personel yang terlatih, para prajurit dikirim ke Gdansk, Polandia seta Vladivostok, Rusia.

Bagaimanakah menjadi bagian dari Korps Hiu Kencana?

menjadi bagian korps hiu kencana
Pic by weaponstechnology

Untuk menjadi bagian dari Korps ini prajurit harus berkarakteristik khusus berupa ketenangan serta kekuatan mental untuk menghadapi tekanan. Personel juga di tuntut agar dapat menyelam selama berhari-hari didalam sebuah ruangan tertutup berukuran kecil dan pastinya nanti harus menyelesaikan tugas tersebut dengan menghadapi segala resiko yang ada.  Selain itu para prajurit harus memiliki peran berlayar dan bertempur di kapal selam serta wajib dapat mendeteksi posisi kawan atau pun musuh melalui periskop. Dan dituntut juga harus bisa mencoba mengoperasikan alat navigasi lainnya yang ada di kapal selam. Dengan persyaratan tersebut menurut penulis, satuan ini bisa disebut sebagai pasukan khusus, bagaimana menurut teman-teman? Oke lanjut yaa..

Operasi Militer Korps Hiu Kencana

operasi militer korps hiu kencana

Dengan dijuluki monster laut yang senyap dan tanggap di kedalaman, satuan ini pernah terlibat dalam beberapa operasi penting diantaranya:

  1. Operasi Jaya Wijaya I dan II pada 1 Maret 1962 sampai 23 Oktober 1966 dalam merebut Irian Barat dari Belanda
  2. Operasi Gugus Tugas X, operasi ini dilakukan bersama Angkatan Laut Pakistan pada tahun 1965 dan 1966 . Kala itu Pakistan tengah konflik perang dengan India. Dengan datangnya Angkatan Laut Indonesia (ALRI) peperangan tersebut dapat mereda dan berakhir perjanjian damai antara kedua negara (India dan Pakistan). Keberhasilan operasi ini, Indonesia mendapatkan penghargaan dari Pakistan, para perwira diundang khusus oleh Presiden Pakistan kala itu bernama Ayub sebagai bentuk ucapan terima kasih.
  3. Operasi Halilintar tahun 1979, dalam operasi tersebut Korps Hiu Kencana berhasil memberantas penyelundupan bahan baku dari Indonesia ke Malaysia dan Singapura di Selat Malaka.
  4. Operasi Seroja 1975 dalam menghadapi konflik Timor-Timur, kala itu terjadi momen menegangkan antara Kapal Selam RI Pasopati yang bertemu dengan kapal selam asing yang tanpa izin memasuka wilayah perairan Indonesia. Kapal tersebut milik Us Navy dengan kemungkinan jenisnya Sturgeon Class atau Los Angeles Class milik Amerika Serikat. Ketegangan itu berhenti ketika kapal asing tersebut menjauh.

Nah selain beberapa operasi diatas, Korps Hiu kencana juga berandil besar dalam melakukan pengamanan arus pengungsi yang datang dari Vietnam ke Indonesia di Laut China Selatan. Dalam tulisan ini tentu tidak bisa semua operasi militer yang dapat diungkap ke pablik karena berstatus rahasia dan hanya diketahui oleh pihak atau instansi dari TNI Angkatan Laut saja.

Akhir Kata

Nah sahabat, itulah ulasan perihal mengenal Korps Hiu Kencana mulai dari filosofi dan makna, bagaimana menjadi bagian serta operasi militer yang telah dilakukan. Apabila teman-teman banyak mengetahui informasi yang lebih detail dari ini, boleh sharing di kolom komentar (tetapi harus memakai keterangan dan sumber yang valid ya!). Apabila ada dari teman-teman  yang bingung, atau ingin berdiskusi? Boleh dan silahkan bertanya dan mengemukakan pendapatnya di kolom komentar. Mohon maaf apabila ada kekurangan dan kesalahan kata, semoga bermanfaat dan sampai jumpa di tulisan selanjutnya!

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *